Tips untuk Memilih Produk Skincare yang Aman

Pada saat ini penggunaan skincare sebagai rutinitas perawatan kulit pada wajah sangat lazim diandalkan, baik itu untuk wanita ataupun pria. Tetapi, untuk memilih skincare yang cocok dengan jenis kulit kalian tidak mudah seperti kalian membalikan telapak tangan kalian. Jadi bagaimana cara memilih skincare yang tepat untuk wajah kalian?

Yang pasti kalian harus memahami dahulu apa itu skincare, setelah kalian memahami arti skincare atau perawatan kulit, sekarang kita akan belajar bagaimana cara kita untuk memilih skincare yang cocok dengan jenis kulit kita dan juga sesuai dengan kebutuhan kalian. Sebab skincare sangat bergantung pada ekosistem pada kulit wajah, namun secara umum ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui mengenai tips memilih skincare yang aman untuk jenis kulit kalian.

Kenali Jenis Kulit

Hal ini berbeda dengan masalah yang ada pada kulit yang sudah pasti tidak akan ada habisnya. Secara umum kulit bisa dikategorikan menjadi 3 hak, yaitu :

  • Kulit Berminyak : ditandai dengan kondisi kulit yang ketika bangun pagi tampak berminyak dan mengkilap. 
  • Kulit Normal : ditandai dengan kondisi kulit ketika bangun tetap lembab tanpa terasa kering 
  • Kulit Kering : ditandai dengan kondisi kulit ketika bangun pagi terasa kalian dan kering, bibir cenderung kering dalam kondisi suhu normal (bukan di ruangan ber AC).  Namun, perlu diperhatikan ada perbedaan ketika kulit kering dan kulit dehidrasi, biasanya karena bola tangkas terbaru menggunakan AC atau terus menerus terpapar suhu dingin, sebaiknya menggunakan diffuser atau letakan segelas air bersih di dekat AC. 

Bagaimana dengan Kondisi Kulit Sensitif dan Kombinasi?

  • Kulit Sensitif : Kulit beraksi dengan kondisi dan kandungan tertentu, sehingga dalam hal ini penyebab kulit sensitif bisa dihindari. Bagaimana tau kandunganya tidak cocok?
  • Kulit Kombinasi : Biasanya dialami di usia remaja dewasa, dimana kulit terasa berminyak di area T zone dan kering di area lainnya. Caranya cukup dengan minum air sesuai kebutuhan harian. Apabila merasa ada kombinasi spesial misalnya, seperti Tiara, bagian T zone dan V zone memiliki ekosistem yang berbeda, sehingga perawatan wajah berbeda (jadi menggunakan skincare kulit kering untuk V zone dan skincare kulit berminyak di T zone

Baca Kandungan Pada Produk (Ingredients)

Dalam memilih skincare yang tepat, hal ini paling penting untuk dipelajari atau diketahui, dengan membaca kandungan (ingredients) produk kita jadi bisa memilih skincare yang tepat dan pas di kulit, terutama bagi yang punya masalah kulit. Sebab, sebenarnya masalah kulit ditimbulkan diluar faktor internal seperti pola makan, olahraga dan tidur tapi juga disebabkan oleh produk yang tidak sesuai dengan kebutuhan kulit kita. 

Misalnya seperti apa? Misalnya, kita berjerawat karena pori-pori kita tersumbat, sementara kita menggunakan produk tinggi mineral oil yang memiliki sifat menyumbat pori-pori. Maka dari itu ketika kita menggunakan produk dengan kandungan yang tinggi mineral oil memungkinkan resiko kita semakin berjerawat. Tetapi kalau memiliki sifat tersebut, kenapa tetap ada didalam kandungan produk dari perusahaan tersebut? 

  • Biaya yang murah dari kandungan tersebut. Semua perusahaan pasti ingin mendapatkan keuntungan maka dari itu dengan kandungan yang cenderung lebih murah tentu perusahaan memilih kandungan tersebut dibanding alternatif lainnya. 
  • Kandungan tersebut efektif pada jenis kulit lain, misalnya mineral oil sifatnya menyumbat pori-pori tapi hal ini menjadi keuntungan untuk yang kulitnya kering, sebab menghambat kehilangan air pada kulit mereka. 

Membaca Kandungan yang Sifatnya Cocok dengan Jenis Kulit

Dalam hal ini mungkin kalian kadang malas atau ngerasa ribet, alternatifnya memilih membaca artikel Review (blogger, vlogger atau kanal informasi seperti female daily, soco dll) yang memberikan informasi seputar produk tersebut apakah aman atau tidak. Jadi tidak perlu cari manual satu-satu.

  • Semakin didepan, semakin tinggi konsentrasi atau kadarnya (%) 

Jadi kalau kalian baca komposisi produk, biasanya yang paling awal berarti paling banyak kadarnya. Misalnya air, alkohol denant, rosehip oil dan paraben, nah disana yang paling banyak penyusunnya adalah air (misal, 50%), kemudian alkohol sebagai pelarut (misal, 38%) dan rosehip oil (misal, 11.8%) dan ditutup dengan paraben yaitu pengawet (misal, 0.2%)

Nah dari sana kalian bisa lihat, sebenarnya efektif tidak produk tersebut? Makin produk ‘bagus’ nya di belakang, misal rosehip oil, berarti semakin sedikit kandungannya. Bahkan dalam beberapa produk, kalau kalian baca, misalnya sheet mask A, B, dan C. Nama variannya beda tuh, Vitamin C, Oat atau Strawberry eh ternyata pas kalian baca, kandungan Vitamin C posisinya terakhir, begitu pula Oat dan Strawberry. Bisa kalian pastikan kandungannya tidak seefektif kalau posisinya di 5-10 kandungan utama, dan serius deh, itu banyak ditemukan dipasaran loh!

  • Ingredients dasar yang perlu kalian ketahui

dalam sebagian besar produk diawali dengan aqua alias air, jadi terhitung aman jadi yang perlu kalian hafal selain seperti alkohol (pelarut), parfum (pewangi), Sodium Laureth Sulfate (sulfate pengering) , dst. Jadi kalau kalian baca terus ingredients itu sering banget kalian temukan di produk-produk kalian ya berarti dibaca aja. Nah disana kalian apalin, kalian akan kasih informasi lengkap ingredientsnya secara terpisah & yang bagus tidak sesuai jenis kulit

  • Dikatakan “Tidak Cocok” apabila sudah dicoba 3x atau lebih

Hal yang paling jadi pro-kontra ketika memilih skincare apakah cocok atau tidak pada kulit. Sebenarnya tidak ada ingredients yang pasti cocok selain air dalam skincare. Nah, kalian bisa tau produk tidak cocok ketika kalian menggunakan kandungan tersebut secara berulang dalam jangka waktu 2-3 hari atau seminggu, kemudian menimbulkan reaksi jerawat atau malah panas dikulit. 

Seperti apa? Misalnya kalian tidak cocok menggunakan produk dengan Vitamin C tinggi (kandungan vitamin C ada di awalan komposisi sampai 10 teratas), ketika kalian pakai nantinya kulit kalian akan beraksi ada jerawat besar, biasanya di V zone. Sebab, kulit kalian tipe berjerawat dan Vitamin C yang biasanya ga stabil membuat jerawatku meradang. kalian pakai Serum Vitamin C, pake Toner yang ada Vitamin C sampai sheet mask Vitamin C pasti aja ada reaksinya. 

Akhirnya, disana kalian menarik kesimpulan bahwa kalian tidak cocok dengan Vitamin C huhu, bersama dengan produk turunannya seperti Rosehip yang seperti vitamin C. Selain itu kalian ga cocok dengan Niacinamide yaitu Vitamin B3 kompleks. kalian pun mengetahuinya setelah pakai 3 produk-an yang kandungan utamanya itu dan langsung mateng tuh jerawat.  Sementara kalau panas, kalian pernahnya di bibir. Jadi kalau pake lipstik yang kandungannya tinggi kimia sintetis akan cenderung panas.

Sesuaikan dengan Biaya

Setelah kalian sudah mengetahui jenis kulit dan komposisi yang ideal untuk kulit kalian, barulah disini kita bisa memilih produk yang tepat. Kalau di website untuk skincare korea biasanya mereka lengkap banget, segala adalah dari sertifikasi produk, ingredients rate (1-8 nilai keamanan produk di kulit) dan banyak lainnya. Di Indonesia sendiri masih bergantung sama brand nya untuk menginformasikan seputar hal itu huhu jadi memang paling enak kalau kalian keliling Drugstore seperti Guardian, Watson, maupun Multi-Brands store seperti Sociolla, Kay Collection dan seterusnya untuk melihat-lihat harga yang paling pas dengan kantong kita.